Newsflash

Pengetahuan Umum
AD-ART Yayasan Rumah Cerdas Kreatif PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Rumah Cerdas Kreatif   
Saturday, 28 August 2010

Image 

ANGGARAN DASAR

YAYASAN RUMAH CERDAS KREATIF

 

MUKADIMAH

Bahwa pembangunan bangsa dan negara membutuhkan sumber daya manusia yang cerdas, handal, terampil serta kreatif untuk mampu mengelola sumber daya alam yang telah dianugerahkan oleh yang Maha Kuasa untuk bangsa dan Negara Indonesia.

Bahwa sumber daya manusia yang berkualitas hanya dapat dihasilkan melalui proses pendidikan, pelatihan dan pengajaran yang berkualitas, yang dilakukan sejak usia dini di segala lapisan masyarakat dan di segala aspek bidang ilmu pengetahuan.

Bahwa penyelenggaraan pendidikan dan memastikan adanya kesetaraan kesempatan untuk memperoleh pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat, adalah bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah selaku penyelenggara Negara.  Semua komponen masyarakat dalam bingkai negara dan bangsa memiliki kewajiban yang sama dalam memastikan bahwa seluruh masyarakat mendapatkan pendidikan sebagai salah satu hak dasar warga Negara.

Bahwa kondisi masyarakat dalam suatu bangsa dapat dipastikan sangat majemuk dari sisi budaya, sosial, maupun ekonomi.   Aspek pendidikan merupakan aspek yang harus dapat menyentuh dan dinikmati oleh masyarakat dari seluruh strata sosial dan ekonomi yang ada.

Bahwa menjadi kewajiban bagi seluruh warga negara untuk berperan aktif membantu pemerintah dalam mengupayakan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan dan kegiatan lain yang bermuara kepada upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang cerdas, kreatif, terampil dan berakhlak.

Bahwa upaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa serta untuk dapat memanfaatkan perkembangan dan keberadaan teknologi, harus didukung pula dengan sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk dapat dilakukannya kegiatan pendidikan, pelatihan dan pengajaran.

Selengkapnya...
 
Buah Langka di KumKum PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Rumah Cerdas Kreatif   
Saturday, 08 May 2010

Pada saat mengikuti kegiatan KumKum di Museum Bank Mandiri pada tanggal 17-18 April 2010 yang lalu, ada salah satu komunitas yang menyajikan stand yang memamerkan beberapa buah yang relatif sudah langka dan jarang ditemui di pekarangan rumah.  Buah-buahan tersebut adalah Cerme, Kokosan, Buni, dan Jambu Bol

ImageImage

ImageImage 

Izan yang kami ajak berkunjung ke stand tersebut dan kami tanyakan buah apa yang ada di hadapan mereka, menyatakan tidak mengenal buah tersebut.  Petugas stand kemudian memberikan informasi kepada Dhany dan Izan tentang buah yang ada di hadapan mereka.

ImageImage

ImageImage 

Merujuk kepada wikipedia Indonesia, berikut ini adalah penjelasan tentang  buah tersebut :

 

Cerme

Cerme, cereme atau ceremai adalah nama sejenis pohon dengan buahnya sekali. Buah yang masam ini dikenal pula dengan nama-nama lain seperti ceremoi (Aceh), chermai (Mal.), karmay (Ilokano, Fil.), mayom (Thai.) dan lain-lain. Dalam bahasa Inggris dinamai Otaheite gooseberry, Malay gooseberry dan beberapa sebutan yang lain. Nama ilmiahnya adalah Phyllanthus acidus.

Pemerian

Perdu atau pohon kecil dengan ketinggian sampai 9 m, bercabang rendah dan renggang. Sepintas, pohon cerme bukan tidak mirip dengan pohon belimbing wuluh.

Daun tunggal, bundar telur dengan ujung runcing, panjang 2-7 cm, tersusun di rantingnya seperti daun majemuk menyirip.

Bunga-bunganya berkelamin tunggal atau ganda, merah, berbilangan 4, tersusun dalam malai hingga 12 cm. Buah batu, bulat dengan 6-8 rusuk, kuning keputihan menyerupai lilin, berdiameter hingga 2,5 cm, bergantungan sendiri atau dalam untaian. Daging buah keputihan, masam dan banyak berair, di tengahnya terdapat inti yang keras dengan 4-6 butir biji.

Manfaat

Buah cerme sering dimakan segar dengan dicampur gula, garam atau dirujak. Cerme juga kerap dibuat manisan, direbus (disetup) atau dibuat minuman penyegar. Daun mudanya digunakan sebagai lalap.

Rebusan akar cerme digunakan untuk meringankan asma dan mengobati penyakit kulit. Bahan penyamak juga dihasilkan dari kulit akarnya.

Pohon cerme kerap ditanam sebagai peneduh atau penghias halaman dan taman. Pohon ini dapat tumbuh di daerah tropik dan subtropik, menyukai tempat yang lembab sampai ketinggian sekitar 1.000 m dpl. Cerme dapat dibiakkan melalui biji atau stek.

Penyebaran

Cerme diperkirakan memiliki asal-usul dari Madagaskar. Kini cerme telah menyebar ke berbagai wilayah tropis seperti di Asia Tenggara (Vietnam selatan, Laos, Indonesia dan Malaya bagian utara), kepulauan-kepulauan Mauritius, Réunion dan Rodrigues di Samudra Hindia, serta di Guam, Hawaii dan beberapa kepulauan lain di Samudra Pasifik.

Di tahun 1793, tanaman ini dibawa ke Jamaika dari Timor; dan semenjak itu menyebar luas ke seluruh kepulauan Karibia, diikuti kemudian dengan masuknya ke Amerika Tengah dan Selatan.

Jenis berkerabat

Cerme berkerabat dekat dengan pohon malaka (Phyllanthus emblica) dan meniran (P. niruri); keduanya adalah tumbuhan yang berkhasiat obat.

 


 

Selengkapnya...
 
Radang Otak PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Rumah Cerdas Kreatif   
Saturday, 24 April 2010

Sabtu pagi tanggal 17 April 2010, hati tersentak dengan berita duka yang kami terima dari BB, rekan kami H. Komarudin telah berpulang ke Rahmatullah.   Setelah lebih dari  3 minggu mengalami koma di ruang ICU Rumah Sakit Pertamina Pusat (RSPP), rekan kami akhirnya pergi menghadap sang Pencipta.   Almarhum didiagonosa terkena Meningitis atau Peradangan Selaput Otak.  Penyakit yang juga menimpa Ayah mertua kami.

Mengutip paparan dari salah satu situs perawat Indonesia, berikut ini dijabarkan informasi tentang Meningitis

 

A. Definisi


Definisi Meningitis adalah radang pada meningen (membran yang mengelilingi otak dan medula spinalis) dan disebabkan oleh virus, bakteri atau organ-organ jamur(Smeltzer, 2001).
Meningitis merupakan infeksi akut dari meninges, biasanya ditimbulkan oleh salah satu dari mikroorganisme pneumokok, Meningokok, Stafilokok, Streptokok, Hemophilus influenza dan bahan aseptis (virus) (Long, 1996).

Meningitis adalah peradangan pada selaput meningen, cairan serebrospinal dan spinal column yang menyebabkan proses infeksi pada sistem saraf pusat (Suriadi & Rita, 2001).

 

Selengkapnya...
 
Hari Kartini PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Rumah Cerdas Kreatif   
Thursday, 22 April 2010

Setiap kali tiba di tanggal 21 April, terkadang tanpa disadari kita bersenandung sebuah lagu dengan lirik :

Ibu kita Kartini - Putri sejati

Putri Indonesia - Harum namanya

Ibu kita Kartini - Pendekar bangsa

Pendekar kaumnya - Untuk merdeka

Wahai ibu kita Kartini - Putri yang mulia

Sungguh besar cita-citanya - Bagi Indonesia

Ya, lagu dengan Lirik tersebut diatas adalah lagu yang berjudul Ibu Kartini yang diciptakan oleh WR.Supratman.   Pada Tanggal 2 Mei 1964, Presiden Soekarno mengeluarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No.108 Tahun 1964 yang menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional sekaligus menetapkan hari lahir Kartini, tanggal 21 April, untuk diperingati setiap tahun sebagai hari besar yang kemudian dikenal sebagai Hari Kartini.

kartini.jpg

Mengutip dari wikipedia, ini dia uraian singkat Biografi RA.Kartini :

Raden Adjeng Kartini adalah seseorang dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa, putri Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, bupati Jepara. Ia adalah putri dari istri pertama, tetapi bukan istri utama. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara.

foto kartini.jpg

 

Ayah Kartini pada mulanya adalah seorang wedana di Mayong. Peraturan kolonial waktu itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan. Karena M.A. Ngasirah bukanlah bangsawan tinggi maka ayahnya menikah lagi dengan Raden Adjeng Woerjan (Moerjam), keturunan langsung Raja Madura. Setelah perkawinan itu, maka ayah Kartini diangkat menjadi bupati di Jepara menggantikan kedudukan ayah kandung R.A. Woerjan, R.A.A. Tjitrowikromo.

Kartini adalah anak ke-5 dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari kesemua saudara sekandung, Kartini adalah anak perempuan tertua. Kakeknya, Pangeran Ario Tjondronegoro IV, diangkat bupati dalam usia 25 tahun. Kakak Kartini, Sosrokartono, adalah seorang yang pintar dalam bidang bahasa. Sampai usia 12 tahun, Kartini diperbolehkan bersekolah di ELS (Europese Lagere School). Di sini antara lain Kartini belajar bahasa Belanda. Tetapi setelah usia 12 tahun, ia harus tinggal di rumah karena sudah bisa dipingit.

Karena Kartini bisa berbahasa Belanda, maka di rumah ia mulai belajar sendiri dan menulis surat kepada teman-teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Salah satunya adalah Rosa Abendanon yang banyak mendukungnya. Dari buku-buku, koran, dan majalah Eropa, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir perempuan Eropa. Timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi, karena ia melihat bahwa perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah.

Selengkapnya...
 
Panen Kecapi PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Rumah Cerdas Kreatif   
Saturday, 10 April 2010

Usai menyaksikan kegiatan Olahraga Bulutangkis di komplek perumahan kami, mata tertumbuk pada beberapa buah yang bergeletakan di rerumputan di samping lapangan bulutangkis.  " Itu kecapi ..." kata salah seorang warga yang kebetulan ikut berolah raga.   Segera kami mengambil beberapa buah kecapi tersebut.   Waktu kami kecil, kecapi adalah salah satu buah yang kami sukai. Rasanya memang agak asam, tapi cukup menyegarkan.  Satu hal yang kami ingat, untuk membelah kecapi tersebut, biasanya kami membelah dengan cara menggencetnya di engsel pintu rumah kami.  Maklum saja, kulit buahnya memang cukup keras.

Image

Mengutip dari wikipedia, Kecapi, sentul atau ketuat adalah nama sejenis buah dan jugapohon penghasilnya. Nama-nama lainnya adalah kechapi (Mal.), sentol, santol atau wild mangosteen (Ingg.), santor (Fil.) dan lain-lain. Nama ilmiahnya Sandoricum koetjape (Burm.f.) Merr.

Pohon kecapi merupakan pohon yang rimbun danbesar, dapat mencapai tinggi 30 m, meski umumnya di pekarangan hanya mencapaisekitar 20-an meter. Batang dapat mencapai diameter 90 cm, bergetah sepertisusu.

Image

Daun majemuk berselang-seling, bertangkai s/d 18cm, menyirip beranak daun tiga, bentuk jorong sampai bundar telur, 6-26 × 3-16cm; membulat atau agak runcing di pangkal, meruncing di ujung; hijau berkilatdi sebelah atas, hijau kusam di bawahnya. Anak daun ujung bertangkai panjang,jauh lebih panjang dari tangkai anak daun sampingnya.

Bunga dalam malai di ketiak daun, berambut,menggantung, sampai dengan 25 cm. Bunga berkelamin dua, bertangkai pendek;kelopak bertaju 5; mahkota 5 helai, kuning hijau, lanset sungsang, 6-8 mm; samar-samar berbau harum.

Selengkapnya...
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 9 dari 41
© 2010 Rumah Cerdas Kreatif
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.