Newsflash

Catatan Aktivitas
Merancang Kota dengan Barang Bekas PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Rumah Cerdas Kreatif   
Tuesday, 20 April 2010

Hari minggu tanggal 18 April 2010, pagi pukul 07.30 Wib kami sudah berada di Museum Bank Mandiri untuk mengikuti kegiatan Workshop "Merancang Kota Menggunakan Barang Bekas" yang  merupakan bagian dari Kegiatan KumKum yang digelar pada tanggal 17-18 April 2010.

Karena hari masih terlalu pagi dan lokasi acara masih sedang dalam persiapan, maka kami putuskan untuk mencarti Sarapan Pagi terlebih dahulu.   Pagi itu kami berangkat pukul 06.30 Wib untuk menghindari agar tidak kesulitan mencari lokasi parkir.  Karena terlalu pagi, akhirnya kami sepakat untuk mencari sarapan pagi terlebih dahulu.  Bubur Ayam jadi pilihan sarapan pagi kami.

Setelah menunggu kehadiran peserta yang lain, akhirnya kegiatan Workshop dimulai.  Kegiatan dimulai dengan Kegiatan Diskusi dan Braim Stroming tentang apa saja yang jadi kebutuhan manusia.  Ini dia jepretan Fotonya :

Setelah diskusi, akhirnya peserta mulai merancang Kota dan saling bekerjasama dengan peserta lainnya.

Ini dia hasil Rancangan kota mereka :

Lelah berkegiatan, kami kemudian putuskan untuk makan siang

usai santap siang, kami berkeliling area kegiatan dan selanjutnya pulang ke Cibubur.

 
KumKum ajang Kumpul Komunitas PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Rumah Cerdas Kreatif   
Monday, 19 April 2010

Hebat euy ... adalah kata yang kami ucapkan ketika kami tiba di Museum Bank Mandiri pada Hari Minggu, 18 April 2010 kemarin.    Kami bersama ananda tercinta Izan dan Dhany memang menjadwalkan untuk hadir pada kegiatan yang berlangsung di Museum Bank Mandiri. Kegiatannya bertajuk KumKum, diselenggarakan selama 2 hari, yaitu tanggal 17-18 April 2010.

KumKum ternyata adalah acara yang digagas untuk dapat dijadikan sebagai ajang kumpul-kumpul bareng berbagai komunitas. Di sana ada komunitas blogger, literasi, hobi, astronomi, pencari dana, peduli anak & peduli lingkungan.

Tujuan kami hari itu adalah untuk mengikuti kegiatan Workshop Merancang Kota dari Barang Bekas.   Ternyata pada hari itu banyak sekali kegiatan menarik yang bisa memperluas wawasan & khasanah berpikir serta meningkatkan keahlian kita akan berbagai hal.   Acaranya tidak hanya untuk orang dewasa, tapi juga untuk anak-anak, remaja, dan ibu rumah tangga.

Kabarnya KumKum diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Bumi. Pada acara KumKum yang kami hadiri kemarin,  pengunjung akan merasakan langsung sebuah ‘pesta' yang nuansanya adalah ramah lingkungan.

Dhany juga menyempatkan untuk membeli merchandising KumKum berupa Tas Re-use Bag yang lumayan cantik.

Selengkapnya...
 
Ayo ikutan kegiatan Bermain Clay .. PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Rumah Cerdas Kreatif   
Saturday, 10 April 2010

Sesuai jadwal yang telah dibuat oleh Rumah Cerdas Kreatif, seharusnya tanggal 18 April 2010 digelar kegiatan yang mengambil Topik  "Saatnya JadiArsitek" . Pada Kegiatan tersebut, anak-anak akan diajak untuk berkompetisi merancang bangunan dengan menggunakan media Clay/Lilin Plastisin. 

Namun karena pada tanggal 18 April 2010 bertepatan dengan kegiatan Workshop  "Merancang kota lestari dengan barang bekas" yang diadakan di Museum Bank Mandiri, maka kegiatan "Saatnya Jadi Arsitek" digeser menjadi tanggal 25 April2010.  Pergeseran waktu kegiatan tersebut juga akan diikuti dengan perubahan Topik  Kegiatan menjadi  Ayo Bermain Clay ..

Pada kegiatan Ayo Bermain Clay .. yang akan digelar oleh Rumah Cerdas Kreatif, yang lokasinya masih di Perumahan Grand Cibubur Blok G No. 11, anak-anak akan diajak untuk berkreasi membuat aneka bentuk benda dengan menggunakan media clay.    Jika biasanya kegiatan semacam ini menggunakan Clay dari lilin plastisin, maka Rumah Cerdas Kreatif akan mengajak anak-anak untuk berkreasi dengan menggunakan Clay dari Tepung.

Selengkapnya...
 
Panen Kecapi PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Rumah Cerdas Kreatif   
Saturday, 10 April 2010

Usai menyaksikan kegiatan Olahraga Bulutangkis di komplek perumahan kami, mata tertumbuk pada beberapa buah yang bergeletakan di rerumputan di samping lapangan bulutangkis.  " Itu kecapi ..." kata salah seorang warga yang kebetulan ikut berolah raga.   Segera kami mengambil beberapa buah kecapi tersebut.   Waktu kami kecil, kecapi adalah salah satu buah yang kami sukai. Rasanya memang agak asam, tapi cukup menyegarkan.  Satu hal yang kami ingat, untuk membelah kecapi tersebut, biasanya kami membelah dengan cara menggencetnya di engsel pintu rumah kami.  Maklum saja, kulit buahnya memang cukup keras.

Mengutip dari wikipedia, Kecapi, sentul atau ketuat adalah nama sejenis buah dan jugapohon penghasilnya. Nama-nama lainnya adalah kechapi (Mal.), sentol, santol atau wild mangosteen (Ingg.), santor (Fil.) dan lain-lain. Nama ilmiahnya Sandoricum koetjape (Burm.f.) Merr.

Pohon kecapi merupakan pohon yang rimbun danbesar, dapat mencapai tinggi 30 m, meski umumnya di pekarangan hanya mencapaisekitar 20-an meter. Batang dapat mencapai diameter 90 cm, bergetah sepertisusu.

Daun majemuk berselang-seling, bertangkai s/d 18cm, menyirip beranak daun tiga, bentuk jorong sampai bundar telur, 6-26 × 3-16cm; membulat atau agak runcing di pangkal, meruncing di ujung; hijau berkilatdi sebelah atas, hijau kusam di bawahnya. Anak daun ujung bertangkai panjang,jauh lebih panjang dari tangkai anak daun sampingnya.

Bunga dalam malai di ketiak daun, berambut,menggantung, sampai dengan 25 cm. Bunga berkelamin dua, bertangkai pendek;kelopak bertaju 5; mahkota 5 helai, kuning hijau, lanset sungsang, 6-8 mm; samar-samar berbau harum.

Selengkapnya...
 
Ikutan Earth Hour PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Rumah Cerdas Kreatif   
Monday, 29 March 2010

Ketika berlangsung kegiatan EarthHour 2010, Dhany dan Izan nampak sibuk mempersiapkan segala sesuatu yangdibutuhkan.  Mereka terpaksa mempersiapkan semuanya sendirian, karena kebetulan ayahanda mereka tengah menderita sakit mata sehingga tidak bisa beraktifitas.

Dhany dan Izan merencanakan untuk ikut dalam kegiatan Earth Hour 2010 dalam bentuk mematikan lampu di rumah kamiselama 1 jam dari Pukul 20.30 - 21.30 Wib.  Dhany dan Izan berencana menyalakan lilin di rumah kami selama kegiatanearth hour berlangsung.  Lihat saja bagaimana nyala lilin-lilin tersebut menerangi ruangan yang biasa digunakan Dhany dan Izan untuk beraktiftas.

Sedih juga tidak bisa bergabung dengan Dhany dan Izan melakukan aktifitas Earth Hour 2010.  Padahal sebelumnya kami merencanakan beberapa aktivitas selama kegiatan Earth Hour 2010.   Beberapa kegiatan yang akan kami lakukan adalah bermain di ruang bermain kami dengan menggunakan nyala Obor sebagaipenerangnya.  Kami juga berencana berkeliling kompleks dengan menggunakan obor selama Earth Hour 2010 berlangsung.  Namun karena kondisi kami yang sedang sakit, akhirnya semua rencana tersebut gagal kami lakukan.

Untung saja Dhany dan Izan tetap menunjukkan antusiasme dan kreatifitas mereka dalam berkegiatan.  Walaupun tanpa ayah mereka, kegiatan Earth Hour 2010 tetap mereka lakukan.  "Demi Bumi Kita Yah ..." ujar Dhany dan Izan dengan semangat .....

 
Earth Hour 2010 PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Rumah Cerdas Kreatif   
Wednesday, 24 March 2010

Tahun lalu, Dhany dan Izan ikut serta dalam kegiatan Earth Hour yang diwujudkan dalam bentuk mematikan Listrik selama 60 menit.   Partisipasi tersebut dilakukan oleh Dhany dan Izan setelah membaca halaman web yang memberitakan kondisi Bumi yang sedang sekarat dan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membuat Bumi tetap sehat adalah dengan melakukan upaya hemat energi melalui pengurangan konsumsi listrik rumah tangga.

Tahun 2010 ini, Dhany dan Izan ingin kembali mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan Earth Hour yang akan dilaksanakan pada Hari Sabtu tanggal 27 Maret 2010 Pukul. 20.30 - 21.30 Wib.   Caranya adalah dengan mematikan listrik selama 60 menit di rumah kami yang juga kami sebut sebagai Rumah Cerdas Kreatif.

Mengutip informasi yang kami dapat melalui situs http://www.earthhour.wwf.or.id , dijelaskan bahwa Tahun lalu, Earth Hour pertama kali diadakan di serempak di seluruh dunia termasuk Indonesia. Earth Hour merupakan salah satu kampanye dari organisasi konservasi terbesar di dunia, WWF (World Wild Fund), berupa inisiatif global yang mengajak individu, praktisi bisnis, pemerintah, dan sektor publik lainnya di seluruh dunia untuk turut serta mematikan lampu dengan durasi dalam 1 jam. Tepat pada tanggal 28 Maret 2009, ratusan juta orang di lebih dari 4000 kota besar dan kecil di 88 negara di seluruh dunia mematikan lampunya mendukung EARTH HOUR. EARTH HOUR 2009 pun menjadi gerakan lingkungan terbesar dalam sejarah kala itu.

Selengkapnya...
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 21 - 30 dari 204

Daftar Posting

© 2010 Rumah Cerdas Kreatif
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.