Disaster !!! itu yang kami
rasakan ketika Exsternal Hard-Disk kami yang berkapasitas 250 Gigabyte
tiba-tiba tidak dapat diakses.Ketika kabel
data ditancapkan di Port USB, komputer kami ternyata hanya berhasil
mendeteksinya sebagai Exsternal
Drive yang berada dalam kondisi unformat.Ratusan Data Folder yanga da didalamnya tidak
dapat kami akses.Padahal di dalam
setiap Data Folder terdapat banyak sekali File penting.
Bertanya kepada paman google
segera kami lakukan.Kami diantar oleh
paman google ke salah satu halaman http://www.easeus-deletedrecovery.com
yang menawarkan software Data Recoveryyang berlisensi free.Software
tersebut diklaim mampu mengembalikan Data yang hilang setelah didelete dari Recycle
Bin, memulihkan data karena format, partisi hilang, sistem crash, dan serangan
virus. Modul sangat user friendly dan dilengkapi dengan wizard yang memudahkan
para penggunanya.
Proses recovery
dilakukan dengan cepat dan data dikembalikan dengan susunan directory dan nama
file sesuai dengan nama aslinya.Namun ternyata
Free yang dimaksud oleh software ini adalah Free untuk recovery data sebanyak 1
Gigabyte …. Padahal ketika softaware tersebut kami jalankan, kapasitas data
yang harus kami recovery besarnya mencapai190Gigabyte !!!
For those who do not understand Bahasa Indonesia (perhaps you are from
Singapore, Malaysia, Taiwan), you can go to http://translate.google.com/ to translate this page.
Pengantar dari penulis:
Saya sengaja anonim karena :
- Tidak ingin ngetop … benar, saya tidak ingin ngetop atas expense perusahaan
orang lain (GMC). Hal ini akan menasional, saya sadari itu. Jadi saya ingin
menekankan bahwa saya membuat Group ini bukan karena ingin ngetop, tapi
semata-mata karena prihatin. Itu saja.
- Mengurangi kemungkinan intimidasi. Sesungguhnya saya tidak takut sama
sekali, toh saya hanya mengemukakan kebenaran. Hanya saja inconvenience yang
tidak perlu kan lebih baik dihindari. Gitu aja kok repot …
Banyak yang akan mencap saya pengecut … tak apa-apalah. Saya rela dibilang
seorang pengecut. Yang pasti saya yakin saya bukan penipu. Pengecut masih lebih
baik daripada penipu, bukan?
Para pembaca dipersilahkan menilai materi dalam tulisan ini murni dari segi
materinya saja, tidak perlu ada bias, baik dari segi jender, agama, persaingan
usaha, SARA, dlsb. Silahkan berpikir objektif dan diskusikan fakta-faktanya
saja.
Kaitan saya dengan GMC (Genius Mind Consultancy)
Anak saya yang pertama ikut aktivasi GMC. Saya tidak memaksanya, dia yg minta
ikut setelah lihat salah satu saudara kami yg sudah ikut GMC bisa membedakan
kartu dgn blindfold. Ketika didalam ruangan sewaktu aktivasi juga cukup PD,
mendapat beberapa hadiah karena berani menjawab pertanyaan-pertanyaan dari para
instruktur. Jadi saya simpulkan tidak stress, tegang, atau tidak mau
berpartisipasi, dsb yang menurut GMC akan menghambat proses aktivasi. Setelah
ikut 2 hari, ketika di test blindfold tidak bisa. Menurut instruktur kurang
konsentrasi, tegang, harus banyak latihan, dsb.
Dia cukup terpukul karena merasa kok dia tidak bisa, sementara perserta yang
lain bisa. Saya harus membantu rebuild the confidence, menemani latihan-latihan
yang harus dilakukan dirumah. Dan setelah beberapa lama tetap tdk berhasil. Saya
sudah menerima bahwa mungkin tiap anak berbeda-beda. Mungkin dia memang bakatnya
bukan begitu.
Bahwa pembangunan bangsa dan negara membutuhkan
sumber daya manusia yang cerdas, handal, terampil serta kreatif untuk mampu mengelola
sumber daya alam yang telah dianugerahkan oleh yang Maha Kuasa untuk bangsa dan
Negara Indonesia.
Bahwa sumber daya manusia yang berkualitas hanya
dapat dihasilkan melalui proses pendidikan, pelatihan dan pengajaran yang
berkualitas, yang dilakukan sejak usia dini di segala lapisan masyarakat dan di
segala aspek bidang ilmu pengetahuan.
Bahwa penyelenggaraan pendidikan dan memastikan
adanya kesetaraan kesempatan untuk memperoleh pendidikan bagi seluruh lapisan
masyarakat, adalah bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah selaku
penyelenggara Negara.Semua komponen masyarakat
dalam bingkai negara dan bangsa memiliki kewajiban yang sama dalam memastikan
bahwa seluruh masyarakat mendapatkan pendidikan sebagai salah satu hak dasar
warga Negara.
Bahwa kondisi masyarakat dalam suatu bangsa dapat
dipastikan sangat majemuk dari sisi budaya, sosial, maupun ekonomi.Aspek pendidikan merupakan aspek yang harus
dapat menyentuh dan dinikmati oleh masyarakat dari seluruh strata sosial dan
ekonomi yang ada.
Bahwa menjadi kewajiban bagi seluruh warga negara
untuk berperan aktif membantu pemerintah dalam mengupayakan pemerataan
kesempatan memperoleh pendidikan dan kegiatan lain yang bermuara kepada upaya
meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang cerdas, kreatif, terampil dan
berakhlak.
Bahwa upaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa serta
untuk dapat memanfaatkan perkembangan dan keberadaan teknologi, harus didukung
pula dengan sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk dapat dilakukannya
kegiatan pendidikan, pelatihan dan pengajaran.
Berikut ini adalah Contoh Dokumen Studi Kelayakan Pendirian Radio Komunitas :
STUDI
KELAYAKAN - PENDIRIAN RADIO KOMUNITAS
RADIO SUARA KENCANA FM
I. ASPEK
PENDIRIAN
1.1
Latar Belakang
Perumahan Taman
Griya Kencana yang lokasinya berada di jelang akhir lintasan kereta api Jakarta - Bogor,
merupakan perumahan yang terus tumbuh dan
berkembang. Selama setengah
dasawarsa, pertumbuhan tingkat hunian
serta ketersedian fasilitas umum dan fasilitas sosial kemasyarakatan,
relatif tinggi bila dibandingkan dengan
perumahan lainnya yang ada di Kota Bogor.
Pada
kenyataannya, Perumahan Taman Griya Kencana berkembang menuju Perumahan yang
amat majemuk. Profil warganya sangat
beragam dari sisi profesi, ekonomi, suku, agama dan kebudayaan. Kemajemukan merupakan salah satu asset yang
sangat bermanfaat dalam perkembangan suatu komunitas perumahan. Namun sebaliknya juga dapat menjadi awal
perpecahan bila kemajemukan tersebut tidak dapat dikelola dengan baik dan
benar. Harapan untuk mewujudkan kawasan
pemukiman yang asri dan indah, tidak hanya harus dilandasi oleh semangat dan keyakinan
yang besar, namun harus ditunjang oleh suatu wadah yang nantinya dapat
berperan sebagai kendaraan bagi seluruh warga untuk dapat meningkatkan
kualitasnya sebagai individu dan kualitasnya sebagai bagian dari suatu
komunitas perumahan.
Radio merupakan
salah satu media yang dapat diandalkan sebagai media penyebaran informasi yang
berkaitan dengan berbagai aspek dalam kehidupan bermasyarakat. Sifat radio yang relatif dapat mengatasi
permasalahan ruang dan waktu dalam penyampaian informasi, serta dari aspek
pengelolaannya relatif lebih mudah dibandingkan dengan media lainnya,
diharapkan dapat diandalkan sebagai media untuk mengelola kemajemukan yang ada
di Perumahan Taman Griya Kencana menjadi modal utama dalam pengembangan
Perumahan Taman Griya Kencana.
Didasari pada
kenyataan kemajemukan warga Perumahan Taman Griya Kencana tersebut, maka
dibentuklah Perkumpulan Radio Suara Kencana (PRSK) yang memiliki komitmen
terhadap kemajuan dan perkembangan Perumahan Taman Griya Kencana dan
sekitarnya, bersepakat untuk bersama-sama membangun suatu media informasi dan
komunikasi dalam bentuk stasiun radio komunitas dengan nama RADIO SUARA
KENCANA.
Alhamdulillah
.... di tanggal 25 Agustus 2010 ini genap sudah 2 tahun kami tinggal di rumah
yang kami sebut sebagai Rumah Cerdas Kreatif.Suasana ramadhan membuat anak-anak Dhany, Izan, juga Andra, lupa
mempersiapkan acara khusus untuk ulang tahun Rumah Cerdas Kreatif.Ketika kami pulang dari rumah, mereka semua masih
berada di musholla untuk melakukan kegiatan sholat tarawih berjamaah.
Tiba di rumah jelang pukul 9 malam tadi, kami duduk
merenung dan mengingat saat-saat ketika kami harus memutuskan untuk mencari
lokasi rumah tinggal baru untuk mewujudkan mimpi kami memiliki Rumah Cerdas
Kreatif bagi anak-anak kamidan bagi
lingkungan kami.Pilihan waktu itu
dijatuhkan pada Perumahan Grand Cibubur yang menurut pandangan kami mampu
memberikan nuansa yang berbeda dengan lokasi tempat tinggal kami sebelumnya di
Bogor dan Jakarta.Ketika keputusan
diambil, kami dan anak-anak berkomitmen untuk bersama mewujudkan mimpi kami
menjadikan rumah kami sebagai Rumah yang mampu menggerakkan semangat untuk
melakukan beragam aktivitas yang memiliki nuansa cerdas dan kreatif.
Kesibukan kerja yang amat sangat luar biasa,
menjadikan aktivitas Rumah Cerdas Kreatif tidak dapat berjalan sesuai dengan
yang kami rencanakan.Jadwal kegiatan
yang telah kami siapkan untuk periode 1 tahun banyak yang tidak dapat kami
realisasikan.Tahun ini memang tahun
yang sangat sibuk untuk kami sekeluarga.Pada periode Bulan Juni - Juli yang lalu, kami sibuk mempersiapkan
ritual khitan untuk Dhany dan Izan.Ritual
Khitan bagi kami sekeluarga adalah ritual yang sangat penting, dimana Khitan
menjadi simbol masa peralihan anak-anak kami menjadi anak-anak yang bukan
sekedar "anak-anak" , tetapi menjadi anak-anak yang mulai merangkak menuju
kedewasaan berpikir, bertindak dan berbuat.Alhamdulillah .... pasca Khitan Dhany dan Izan, perubahan besar perilaku
terjadi pada diri mereka berdua.Kewajiban Sholat yang sebelumnya nyaris selalu diingatkan ... kini mulai
tidak harus selalu diingatkan ...Aktivitas Puasa selama
bulan Ramadhan juga menjadi aktivitas yang menurut mereka adalah ativitas
ibadah yang "malu" jika tidak dikerjakan.
Hari sabtu tanggal 22 Agustus 2010 yang baru lalu,
diadakan kegiatan Buka Puasa Bersama warga Perumahan Grand Cibubur yang
kebetulan lokasinya berada di jalan utama tempat kami tinggal.Kegiatan Buka Puasa bersama tersebut
diawalai dengan kegiatan Lomba untuk anak-anak Granci dalam bentuk Lomba membaca
Al-Quran, Lomba Hafalan Surat Pendek, dan Lomba Bacaan Sholat.
Lomba-lomba tersebut memang sengaja kami ajukan
untuk dapat diadakan pada Bulan Agustus 2010 ini, karena seperti umumnya bulan
agustus di tahun-tahun sebelumnya, anak-anaksangat ingin berkompetisi mengikuti ragam lomba yang umum digelar selama
bulan Agustus.Karena berbarengan
dengan Bulan Ramadhan, maka kami ajukan ragam lomba yang bernuasa
Ramadhan.Yayasan Rumah Cerdas Kreatif
berencana menyediakan Trophi bagi para pemenang lomba.