Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Gerakan Pramuka Indonesia adalah nama organisasi
pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan
kepanduan yang dilaksanakan di Indonesia. Kata "Pramuka" merupakan
singkatan dari praja muda karana, yang memiliki arti rakyat muda
yang suka berkarya.
Sedangkan yang dimaksud "kepramukaan" adalah proses pendidikan di
luar lingkungan sekolahkeluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat,
teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip Dasar
Kepramukaan dan Metode Kepramukaan, yang sasaran akhirnya pembentukan watak,
akhlak dan budi pekerti luhur. Kepramukaan adalah sistem pendidikan kepanduan
yang disesuaikan dengan keadaan, kepentingan dan perkembangan masyarakat dan
bangsa Indonesia.
dan di luar lingkungan
Pak SBY pulang terlalu Sore dan Melintas terlalu kencang
Ditulis Oleh Rumah Cerdas Kreatif
Friday, 23 July 2010
Saat melintas di jalan tol
Jagorawi pada Hari Kamis tanggal 22 Juli
2010, sekitar pukul 18 lebih 40 menit, kami melihat pemandangan lalu lintas
yang sering kami jumpai ketika akan ada pejabat Negara yang akan melintas. Pada setiap persimpangan jalan Tol, terlihat 1
mobil patroli polisi yang berjaga.
Ketika tiba di pintu Keluar Tol Cibubur,
terlihat 2 pintu Gerbang Tol sisi paling kanan nampak ditutup dan dijaga
oleh banyak petugas kepolisian. Kami
dapat menebak bahwa Kondisi seperti ini adalah kondisi sterilisasi lalulintas
karena segera melintas RI-1 melalui Gerbang Tol Cibubur menuju ke kediaman
beliau di kawasan Cikeas Cibubur Jawa Barat.
Barisan Mobil patroli polisi
nampak membentuk semacam pagar betis selepas dari Pintu Keluar Gerbang Tol
Cibubur sisi paling kanan tersebut.
Ketika tiba di kawasan Bumi Perkemahan Cibubur, sterilisasi jalan nampak
sudah dilakukan. Iring-iringan kendaraan
RI-1 sepertinya akan segera melintas.
Petugas kepolisian meminta kendaraan yang berada di 2 lajur paling kiri
untuk berhenti, sedangkan kendaraan yang melintas di 2 lajur paling kanan
diminta melintas dengan cepat dan diarahkan segera mengambil jalur kiri. Memasuki jalan alternatif cibubur ke arah
cikeas, nampak telihat petugas polisi
dan tentara berjaga di sisi jalan.
Setiap jarak 50 meter berdiri 1 orang petugas kepolisian atau tentara. Khusus pada setiap persimpangan jalan dan
putaran jalan, terdapat mobil patroli polisi yang berjaga dan menutup sementara
akses persimpangan dan putaran kendaraan tersebut.
Hari ini Bunda Dhanizandra meluangkan waktu di sela waktu kerjanya untuk berkunjung ke ITC Cempaka Mas untuk mencari Kado Ulang Tahun Ananda kami Andra.Hari ini 14 Juli 2010, Andra genap berusia 2 tahun.Kami ingin sekali memberikan hadiah sepeda untuk Andra, karena selama ini Andra terlihat memiliki ketertarikan untuk memiliki sepeda dan sering meminjam sepeda milik teman sebayanya.Saat berada di ITC, ananda kami Izan menghubungi bunda mereka dan meminta Bunda untuk membelikan Mobil Remote Control sebagai hadiah ulang tahun untuk Andra dari kakak tercinta Izan.Sedangkan Dhany sudah sejak kemarin meminta dibelikan Coklat batangan untuk membuat Kue Ulang Tahun sang adik tercinta.
Tepat pukul 8 malam, kami tiba dirumah.Ketika membuka pintu, Andra terlihat bersorak gembira ketika kami membawakan hadiah sepeda untuk Andra.Spontan andra berteriak "Woow" begitu tahu kami membelikannya sepeda baru.Andra langsung menaiki sepeda barunya dengan riang dan gembira.
Rangkaian prosesi khitan akhirnya usai kami laksanakan.Hari minggu tanggal 4 Juli 2010 kemarin adalah pelaksanaan Resepsi Khitanan putra kami Dhany dan Izan.
Kegiatan Resepsi Khitanan berjalan lancar dengan bantuan dari berbagai pihak.Tetangga dan Kerabat banyak membantu pelaksanaan Resepsi Khitanan Dhany dan Izan.
Puji syukur Alhamdulillah ... pagi ini tunai sudah sebagian tugas kami selaku orang tua untuk menghantarkan ananda kami ke gerbang kedewasaan.Hari ini tepat jam 7 pagi, Dhany usai dikhitan dan dilanjutkan oleh Izan yang proses khitannya usai tepat pukul 8 pagi.Prosesi Khitan adalah sesuatu yang diinginkan oleh Dhany dan Izan.Izan terlihat siap menghadapi prosesi khitan, sedangkan Dhany sedikit memiliki rasa gentar karena dirinya selama ini memang tidak pernah disuntik.
Untuk prosesi
khitan mereka berdua, kami memilih system Laser untuk meminimalkan
pendarahan.Prosesi Khitan kami lakukan di kediaman kami
untuk menjaga suasana nyaman bagi Dhany dan Izan.Mbah
Kakung, ayahanda dan Bunda Dhanizan mendampingi Dhanizan saat
menjalankan prosesi Khitan.